25.8.12

Si Cookies Manis


Hai! :) Mumpung masih suasana lebaran, aku mau memperlihatkan beberapa foto kue lebaran yang kubuat beberapa pekan lalu. Ngga semuanya sih, hanya yang sempat terpotret saja. Inilah tampang cookies manis penghuni toples-toples di rumahku dengan secuil kisahnya :D


Yang ini namanya nastar. Kue berisi selai nanas yang bentuknya pun dibuat menyerupai buah nanas. Bagian atasnya ditancap-tancapkan cengkih supaya mirip batang, lalu badan kue yang mirip kulit nanas itu dibentuk dengan menggunakan gunting. Digunting satu persatu! Capek juga haha. 


Yang ini kue bentuk ikan monyong yang ekornya dicelup coklat. Mungkin bisa dinamain ‘Choco Fisho Cookies’ hehe.


Kalo ini kue yang di atasnya dikasih gula-gula berperwarna makanan. Seru deh bikinnya, soalnya warna-warni, jadi bebas berkreasi hehe. Ini iseng aja sih dibikin bentuk kepala bocah. Badannya mah fiktif belaka, ditambah-tambahin waktu fotonya diedit, ini lebih iseng lagi :p Tapi lucu kan ya? Haha. Selain bentuk kepala bocah ini, aku juga bikin beberapa bentuk lainnya, setiap bentuk punya cerita masing-masih loh :D


Yang ini keluarga beruang yang sedang asyik bersantai di padang rumput, namanya keluarga ‘Sweety Yellow Beary” 


Dan ini adalah sekumpulan ikan-ikan kecil yang bersahabat dan selalu bermain bersama di dalam laut biru.


Walaupun beberapa dari kue-kue yang kubuat bentuknya ada yang kurang sempurna, walaupun ada beberapa diantaranya yang gosong, walaupun rasanya mungkin ngga terlalu enak di lidah, tapi tetap terasa menyenangkan! Memang ya, segala sesuatu yang dibuat dengan hati, penuh cinta, dan atas usaha sendiri itu akan terasa lebih menyenangkan, mau bagaimanapun hasilnya :D

19.8.12

Selamat Idul Fitri!

Mohon maaf lahir dan batin ya...
Semoga kita menjadi insan yang lebih baik :D

5.8.12

Belajar Memahami

Akibat dari sok kuat yang berakhir tidak enak. Karena merasa mampu, lantas mengabaikan pertanda-pertanda. Padahal tidak selamanya semangat bisa mengalahakan keterbatasan fisik, biasanya memang ya, tapi sayangnya kemarin tidak. Mungkin ini peringatan, supaya jangan sok kuat, supaya jangan sombong, supaya jangan lalai. Rugi sendiri, banyak kewajiban-kewajiban yang tertunda, padahal awalnya sudah direncanakan dengan detail. Menyesal? Ya. Sedih? Pasti. Pelajarannya adalah jangan sesekali mengabaikan pertanda, berusaha semaksimal mungkin tetapi harus sadar kemampuan diri yang tidak sama dengan yang lain. Intinya adalah belajar memahami. Seimbangkan semuanya. Supaya tidak ada yang tersakiti lagi :) 


Dan akhir kata, masih banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan di depan. Hap-hap-hap!

Logika dan Imajinasi

"Logika adalah jangkar, imajinasi adalah sayap. Dua-duanya sama penting, asal digunakan di waktu yg tepat."