28.10.11

Secangkir Kopi dan Segelas Susu


via www.flickr.com
Butuh secangkir kopi untuk membuat mata ini terjaga.
Agar otak ini tetap bekerja dan tangan terus berkarya.
Terpaksa harus ada kopi di setiap malam karena air putih saja takkan cukup.
Tapi kadang semua rutinitas membuat badan terlalu lelah.
Jatuh dan kalah.

Dan kadang terpikirkan untuk menukar ribuan cangkir itu hanya dengan segelas susu.
Segelas susu coklat panas sebagai penutup hari.
Hari-hari yang mungkin tidak terlalu indah tapi ditutup dengan manisnya bermimpi.
Bosan pada secangkir kopi di di dini hari, karena segelas susu di penghujung malam lebih menggiurkan.


via www.flickr.com














Aku rindu dan aku cuma ingin segelas susu.
Supaya bisa tertidur lelap lalu bermimpi indah lagi seperti dulu.

27.10.11

Ketika kesabaran bertemu lelahnya dan akhirnya jatuh.
Dan akhirnya (lagi-lagi) cuma air mata yang jadi kekuatan terakhir saya.
Saya cuma ingin pulang.
Ini tersesat atau memang harus mencari jalan lain untuk menemukan rumah baru?
Dan akhirnya (lagi-lagi) cuma ini yang bisa keluar dan jatuh.

24.10.11




Menjaga hati sahabatku, mencuri waktu untuk bertemu
Rasakan perih sahabatku, membuang waktu untuk cemburu
Terbersit barang sedetik kita jauh
Hilanglah kita jatuh
Terbersit barang sedetik kita jatuh
Kau tersungkur, tersungkur, dan jatuh
Lalu ku tersungkur, tersungkur, dan jatuh, dan jauh

Habiskan hati sahabatku, mencari ragu untuk dibunuh
Menangkap nyali sahabatku, mengisi jantung seakan candu
Petik sakit, percayai, sangka baik, takkan sulit
Beri, trima, senyum, hina, sakit, rasa, tawa sahabat

Do My Best

Always do your best.
What you plant now, you will harvest later.


Antara Nelayan dan Bintang



"Semua nelayan yang sedang mencari arah akan diberi petunjuk oleh bintang di langit. Semoga dia menemukan bintangnya dan kembali menemukan jalannya pulang."

(Perahu Kertas-Dewi Lestari)

22.10.11

weheartit
Tangkai mawar memang berduri, tapi kelopaknya indah. Belajar bersyukur ya :')

I prefer drawing to talking. Drawing is faster, and leaves less room for lies.
-Le Corbusier