24.3.12

{dream}

Notebook by koolastuffa

Saat saya memiliki ide, saya akan langsung menorehkannya di kertas. Supaya saya selalu ingat, supaya ide-ide itu tidak hanya mengendap di kepala, atau malah akhirnya menguap terbang entah kemana. Berharap suatu saat nanti goresan-goresan kasar itu bukan cuma sekedar ide. 

Saya memiliki banyak keinginan, satu-persatu saya akan menuliskannya. Supaya saya punya target dan tidak lupa pada apa yang benar-benar saya inginkan itu, supaya tidak mudah terdistraksi. Berharap perlahan-lahan saya bisa mendapatkan apa yang saya inginkan itu, tentu saja dengan selalu diiringi dengan usaha.

Setiap orang pasti punya mimpi, saya punya banyak, kamu juga kan? Saya biasa menuliskan dan menggambarkan mimpi-mimpi saya itu. Supaya saya tidak pantang menyerah. Karena saat keadaan membuat saya lemah, saya akan mencari tulisan tentang impian-impian saya itu, lalu setelah itu saya akan mempunyai alasan lagi untuk tetap yakin bahwa saya masih punya asa untuk mewujudkan semua impian itu. Saya berdoa sangat kuat supaya Tuhan mendengar mimpi-mimpi saya yang banyak itu, semoga selalu ada jalan untuk membuatnya menjadi kenyataan. 

Manusia boleh punya cita setinggi langit, merancang segala yang ada di depan sana. Tapi tidak boleh terlena dan lupa kalau kita hidup saat ini. Saya senang menuliskan kejadian-kejadian hidup yang saya alami. Saat saya menuliskan cerita ‘hari ini’, esok-esoknya mungkin ceritanya akan berubah menjadi ‘masa lalu’, justru titian-titian yang sudah berhasil saya lewati itulah yang akan menjadi bekal saya menghadapai ‘masa depan’ . Segala harapan, cita, dan mimpi akan saya perjuangkan mulai dari hari ini. Semoga Tuhan selalu dengar :)

"Tuliskan rencanamu dengan sebuah pensil,
namun berikan penghapusnya pada Tuhan.
Karena Dia yang akan menghapus bagian yang salah,
dan menggantinya dengan yang terbaik untukmu." -anonim-


No comments:

Post a Comment